Isu Positif Ini Kerek Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Versi LSI Denny JA

KabarBerita.net – Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei isu atau program populer dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Hasilnya, ada 11 isu positif untuk Jokowi sementara Prabowo mengantongi empat isu positif.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar merinci sejumlah isu positif yang mengerek elektoral masing-masing kandidat capres. Dia mengungkapkan, bagi Jokowi, ada enam isu yang menaikkan elektabilitasnya.

Enam isu tersebut adalah berita bohong Ratna Sarumpaet sebesar 57 persen, Games of Thrones 29 persen, pernyataan Prabowo tentang tampang Boyolali sebesar 55 persen, penggratisan jembatan Suramadu mengerek 13 persen, 4 tahun kepemimpinan Jokowi menguntungkan 12 persen, Sandiaga lompat menyumbangkan 11 persen.

Poker | Capsa Susun | Game Adu-Q | Bandar-Q | Bandar Poker 

Sakong Online | Domino

“Kasus hoax Ratna Sarumpaet dan Games of Thrones Jokowi paling banyak memberikan surplus isu positif bagi Jokowi-Ma’ruf,” ujar Rully Akbar di Graha Rajawali, Jakarta Timur, Kamis 6 Desember 2018.

Sementara itu, ada 4 isu yang menguntungkan elektoral Prabowo. Yaitu pembakaran bendera tauhid yang menguntungkan Prabowo sebesar 29 persen, janji Esemka sebesar 6 persen, politik sontoloyo mengerek elektabilitas Prabowo 5 persen. Dan terakhir, politik genderuwo menguntungkan Prabowo 1 persen.

“Kasus pembakaran bendera tauhid paling banyak memberikan surplus isu positif terhadap Prabowo-Sandi,” tukas dia.

Hasil survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling, melakukan wawancara langsung ke responden. Survei dilakukan sejak 10-19 November di 34 Provinsi, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *