Jengkel Ditanya Kapan Nikah Resmi di KUA, Pria Ini Aniaya Mertua Siri Hingga Babak Belur

KabarBerita.net – Sutarlan (38) perlu berurusan bersama dengan hukum lantaran diduga laksanakan penganiayaan.

Pria pria Dusun Suren, Desa Bluluk, Kecamatan Bluluk, Lamongan, ini menganiaya Darsono (60) warga Dusun/Desa Bluluk, yang merupakan martuanya sendiri.

Kasubag Humas Polres Lamongan, Kompol Harmudji, Jumat (7/12/2018), mengatakan penganiayaan itu dikerjakan tersangka di rumah korban.

“Akibat tindakan kasar pelaku, korban mengalami menderita luka robek dibagian bibir kiri dan mengeluarkan darah segar,” kata Harmudji.

Penganiayaan itu dikerjakan Sutarlan karena ada perselisihan bersama dengan mertuanya.

Harmudji mengungkapkan Sutarlan sakit hati bersama dengan korban, karena korban selamanya bertanya perihal interaksi tersangka bersama dengan anaknya.

Sudah 2 th. ini Sutarlan menikahi putri korban, tetapi statusnya cuma nikah siri .

Poker | Capsa Susun | Game Adu-Q | Bandar-Q | Bandar Poker 

Sakong Online | Domino

Korban minta langsung sehingga Sutarlan menikahi putrinya secara sah menurut negara yang tercatat pada Kantor Urusan Agama (KUA).

“Tersangka jengkel ditanyai itu tetap (kapan nikah sah) oleh korban. Tersangka tak mampu mengendalikan emosinya dan langsung menghujamkan tinjunya sampai perihal bibir kiri korban,” sambungnya.

Korban tak kuasa laksanakan perlawanan karena tersangka lebih kuat dibanding korban.

Korban yang merasakan sakit akibat pukulan tersangka, pilih diam tidak melawan sambil menyeka darah yang mengucur dari mulutnya.

Korban dibawa keluargnya berobat dan melepas pelaku ngeloyor nampak meninggalkan rumah korban.

Kendati demikian, pihak korban melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Bluluk dan tersangka sukses diamankan polisi tanpa perlawanan.

“Penyidik tetap mendalami tersangka. Sementara, kita jerat Pasal 170 KUHP,” ungkap Harmudji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *